Selasa, 03 Mei 2011 - 12:24:47 WIB
Homeopati dan Keputihan
Keputihan atau dalam istilah kedokteran “leukorrhe” adalah cairan kental yang keluar dari vagina secara berlebihan dengan warna putih sering timbul bau busuk, rasa gatal dan nyeri pada vulva dan vagina. Istilah keputihan sudah tidak asing lagi ditelinga kita, terutama para wanita, yang mungkin kita sendiri sebagai wanita pernah mengalaminya. Meskipun masih tergolong masalah ringan, bukan berarti harus disepelekan, karena gejala kanker mulut rahim menjadi penyebab terjadinya masalah ini.
Keputihan jenisnya ada dua macam, yaitu keputihan fisiologis (normal) dan keputihan patologis (penyakit). Keputihan normal biasanya terjadi saat masa subur wanita dewasa, dan keputihan patologis atau penyakit adalah ketika keputihan sudah berubah warna menjadi kekuningan, kebu-abuan, kehijauan, disertai gatal dan mengeluarkan bau yang tidak enak. Penyebabnya bisa karena infeksi jamur dan bakteri, sabun pembersih atau juga pembalut atau bisa juga karena faktor kebersihan. Keputihan patologis perlu diobati karena bila dibiarkan berlarut-larut selain menimbulkan rasa tidak nyaman, akan mengganggu hubungan seksual dan bisa menulari pasangan, bisa juga menyebabkan kemandulan akibat rusak infeksi indung telur.
Sebenarnya baik keputihan fisiologis maupun patologis keduanya harus diobati karena masing-masing membawa pengaruh terhadap kesehatan. Keputihan fisiologis menyebabkan kurang bersihnya alat kelamin yang akan menyebabkan masalah saat melakukan hubungan seksual.
Pengobatan
Dalam mengobati keputihan patologis biasanya dokter kulit akan memberikan antibiotik , dan memberikan obat pelindung pada pasangan kita agar tidak menular. Pengobatan seperti ini biasanya tidak bertahan lama karena setelah obat habis biasanya keputihan akan datang kembali. Akibatnya penderita akan menjadi ketergantungan.
Bagaimana dengan pengobatan homeopati?
Pengobatan homeopati mengatasi keputihan berdasarkan gejala yang ada, hal itu dapat dilihat dari beberapa segi:
Warna
Apakah apakah warnanya kekuningan, keabu-abuan, hijau, dan lain sebagainya
Cairan
Apakah kental atau cair, dan keluarnya banyak atau sedikit
Waktu keluar keputihan
Apakah sebelum haid, sesudah haid, atau berkepanjangan
Bau
Berbau busuk atau tidak
Kondisi kejiwaan si pasien apakah banyak fikiran, dan lain sebagainya
Perlu pula ditanya disini status pasien apakah sudah berumahtangga atau masih gadis karena bila pasien sudah menikah, dan belum juga mendapatkan keturunan, bisa saja disebabkan karena keputihan itu. Dari gejala–gejala tersebut dokter homeopati dapat menentukan obatnya. Apabila sesuai antara gejala pasien dengan gejala obat yang diberikan, maka keputihan pun bisa disembuhkan secara tuntas.
Bagi Anda yang bermasalah dengan keputihan , obatilah dengan obat homeopati.
Untuk berobat homeopati klik disini!
Testimoni klik disini !
Dialog interaktif Dr.Ibrahim tentang keputihan klik disini !

- Homeopati dan Kanker Paru-Paru
- PROMO GENIUS EXTRA
- Homeopati dan Influenza
- Homeopati dan Anemia
- Homeopati dan TBC
Isi Komentar :





