Testimoni Homeopati Indonesia

Selasa, 12 April 2011 - 11:52:58 WIB
Homeopati dan Penyakit

Konsep sakit dalam homeopati adalah terganggunya tubuh, akal dan jiwa seseorang. Apabila penyakit tiba, maka perasaan tentram dalam diri seseorang akan hilang, yang terasa adalah gangguan yang sedang terjadi dalam tubuhnya. Kita pernah mendengar orang yang tidak sehat pergi ke dokter, dan setelah diperiksa untuk diketahui penyakitnya, ternyata dokter tersebut tidak menemukan masalah dalam organ pasien tersebut. Akan tetapi pasien tersebut masih saja merasa tidak sehat. Mengapa ? Hal itu membuktikan bahwa kondisi pasien tersebut telah terganggu fungsi tubuhnya yang disebabkan oleh situasi dan kondisi di sekeliling.

Homeopati tidak merawat berdasarkan nama penyakit, tetapi merawat orang atau tubuh yang sakit secara individu karena bisa saja dua orang menderita sakit yang sama, tetapi gejalanya berbeda.

Sebagai contoh, dalam mengatasi orang yang sakit perut, dalam alopati seorang dokter melakukan pemeriksaan hanya tertumpu pada masalah sakit perut si pasien, akan tetapi dalam homeopati, sakit perut pasien dianggap sebagai simptom atau gejala.

Selanjutnya dokter homeopati akan meneliti secara khusus, apakah yang sakit bagian atas atau bawah, bagian kiri atau kanan, apakah ada rasa enak ditekan atau rasa enak dengan membungkukkan badan. Seorang dokter homeopati tidak hanya melihat pada masalah sakit perut pasien, akan tetapi melihat pada gangguan yang berkaitan dengan mental, emosi dan keseluruhan dari kedua pasien tersebut. Contoh lain, dua orang yang mengalami darah tinggi. Pasien A gejalanya pusing, dan pasien B gejalanya tidak pusing, tetapi tengkuk terasa berat, karena gejala yang dialami berbeda, maka obat untuk kedua pasien itu pun berbeda

Dalam pengobatan homeopati, pasien diminta untuk bercerita tentang gejala-gejala yang dialaminya, dan kewajiban dokter homeopati untuk mendengarkan, memahami dan menganalisa dengan teliti gejala-gejala tersebut guna menemukan penawar yang akan diberikan sebagai obat penyembuhnya. Bila analisa benar dan tepat, maka penyakit yang diderita akan sembuh, namun sebaliknya bila analisa salah maka tidak diperoleh kesembuhan. Karena itulah, seorang dokter homeopati haruslah mempunyai kecakapan seperti :

1. Pengetahuan menyeluruh mengenai prinsip dan falsafah homeopati

2. Ketelitian

3. Kemampuan menafsirkan dan meneliti keadaan kesehatan pasien yang sebenarnya

4. Kesabaran dan menghindari kecenderungan mengulang dosis atau mengubah penawar

5. Pengetahuan tentang proses penyakit, dan meramalkan penyakit

6. Pengetahuan mengenai ragam makanan yang dapat membantu ke arah kesembuhan

7. Pengetahuan tentang penghalang kesembuhan yang harus dihindarkan

Penyakit dalam homeopati adalah penyakit akut dan penyakit kronis. Penyakit akut durasinya singkat, dia mulai dan berakhir dalam beberapa hari atau minggu, seperti muntah berak (kolera), malaria, demam, dingin, pilek, campak, dan lain-lain. Penyakit kronis durasinya meluas sampai berbulan-bulan dan bertahun-tahun, seperti asma, kanker, wasir,dan sebagainya.

Untuk memahami bagaimana metode pengobatan homeopati dalam menyembuhkan berbagai penyakit dapat Anda baca beberapa artikel yang telah kami sediakan pada menu disamping.

 

Artikel ditulis oleh : HI-Support
Diedit oleh : Dr.Ibrahim MD (Hom)



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)